a new chapter of our life

a new chapter of our life
Yarra River Melbourne, January 2010

Kamis, 25 Maret 2010

Minutes of Meeting


Don't miss anything, said Erminia Colluci, my supervisor
I decided to write up minutes of meeting with all supervisors in a table (thanks Kak Tuti for bringing it from somewhere).

Selasa, 23 Maret 2010

Formulating Research Question

Alhamdulillah, finally I feel happy with my topic

Next step: Formulating research question.

Got some good resource regarding technical tutorial on formulating research questions



Senin, 08 Maret 2010

Summarizing and Managing Reference

Sewaktu mentor Introductory Academic Program (IAP) saya meminta saya memanage dan merecord artikel yang saya baca dalam bentuk tabel-tabel......pertama saya berfikir..."ah bikin lama"
Biasanya juga kalau buat proposal penelitian baca-baca aja, di highlight, trus dijejer-jejer, trus dirangkai....jadi deh, tidak perlu summary, review, ambil aja intisarinya

Namun ketika dia menjelaskan lebih lanjut bahwa untuk bisa sidang proposal saya harus membaca sekitar 100 artikel, dan saya tidak boleh membuang sedikitpun hal yang saya baca karena pasti akan berguna suatu saat nanti....saya jadi mengerti bahwa saya sedang meniti perjalanan yang sangat serius.

Buku "Dissertation and Theses from Start to finish" yang sudah saya posting sebelumnya, juga memberikan penjelasan kenapa saya harus seserius itu dalam studi S3 ini....PhD dissertation bisa jadi adalah the biggest research project yang saya lakukan, bisa jadi ini adalah jalan menuju kontribusi besar untuk ilmu pengetahuan.....

Maka dengan 'sabar' saya mulai merecord literatur yang saya baca satu persatu, meski takes time banget...
Nah problem selanjutnya adalah, bagaimana bentuk tabelnya? Setelah berkali-kali berubah-ubah akhirnya dapat literatur ttg matrix method dari blog teman dan sahabat diskusi saya dari Malaysia (dia juga sedang PhD di melbourne)


Mulai coba matrix baru.....

free project management software

"You will find ways to make poverty seem like fun" (Cone and Foster, 2006, p ix)

Therefore, everything free is interesting for students
Finally got free project management software
http://www.ganttproject.biz/

Try to start your journey with this.....to manage your timetable and researh project
Finding this book as a good reference to start. It is commonly believe that PhD student have to begin with uncertainty....this book at least will tell you about first thing first
Will help you organize the uncertainty

Thanks for ALA awardees 2010 for considering this book for my 31st birthday gift.....jazakumullah khoir

Rabu, 29 Oktober 2008

Menulis itu Mahal















Menulis memang sebuah pekerjaan mengasyikkan namun sangat "mahal" bagi kita yang sehari-harinya harus kerja "rodi" membanting tulang, atau terbanting-banting oleh rutinitas dan tuntutan: ngajar, nguji, bikin laporan, melayani pasien, mengabdikan diri pada masyarakat (duh mulianya.....). Meskipun itu tentu saja hanya segudang alasan atau apologi bagi kita yang tidak terbiasa dengan budaya menulis sejak kecil, namun inilah yang sungguh-sungguh terjadi dan sungguh-sungguh kita alami.

Maka kesempatan menyepi dua minggu di kota Melbourne yang dingin Ramadhan lalu ternyata adalah kesempatan yang luar biasa langka dan mahal (bukan hanya karena memang biaya nya mahal, tetapi juga karena nilai aktivitasnya bagi para delegasi sangat berharga).


Kami berangkat ber 9, ber 10 tepatnya karena ada peserta termuda: Khalila Azkanura yang masih 18 bulan. Ada mbak Fitri, dosen PSIK yang kandidat doktor UGM, beliau adalah seorang bude yang baik untuk Khalila, yang setia mangku dan menghibur Khalila jika lagi bete di pesawat. Ada mbak Sari, tante manajer yang baik hati, setia nganter dan memfoto Khalila jika lagi jalan-jalan. Ada Om Anis Fuad, dosen IKM, seorang dokter yang techno. Ada Pakde Rukmono, dokter Obsgyn yang tidak pernah lupa bawa kamera kemanapun perginya selama di Melb (bahkan ketika di WC umum hi hi). Ada Pakde Rahmat, dosen Psikologi, pemenang penghargaan peserta terserius, karena bahkan sedang transit di bandara pun beliau terus menulis (ck..ck hebatnya). Ada Pakde Yoga, psikiater UGM yang rajin belanja buku rahasia selama di Melb. Ada Pakde Hendro Wartatmo, panglima II8 (emergency team), ahli bedah yang juga rajin hunting buku second bermutu selama di Melb. Ada Amah Marty, dosen muda Unsyah, teman Khalila suka dan duka di minggu pertama (karena minggu keduanya beliau dah harus kembali ke Aceh). Team dengan komposisi yang hebat bukan?

Banyak cerita mengharukan meski cuma 2 minggu, terutama jika berkaitan dengan makanan. Jika di negri sendiri, Yogyakarta indah yang lohjinawi ini, para anggota tim ini termasuk orang-orang yang Alhamdulillah diberi kemudahan Allah untuk mengakses makanan yang bergizi, namun selama di Melb, 3 kali team ini diundang buka puasa, ketiga-tiga kalinya harus berbuka saat Isya' tiba. Baik karena agak kesasar, karena ternyata jarak yang dipikir dekat itu ternyata jauuuuuuh banget, ataupun karena driver trem nya tidak mau melanjutkan perjalanan, sehingga kami ditomprang di tengah jalan (he he kayak trayek jogja magelang aja...).

Begitulah, namun mengenang saat itu sekarang jadi terasa sangat mahal. Setiap bangun pagi yang dipikir hanya cepat-cepat pergi ke Nossal Institute for Global Health, sebuah institusi di dalam Unimelb yang menjadi host kami. Di ruang kecil dalam kamtor itu kami berdesak-desakan di depan komputer satu-satu, semua serius....menulis. Break hanya dilakukan ketika supervisor atau kolega kami ingin berdiskusi tentang manuskrip jurnal yang sedang kami siapkan. Ketika sore, udah mau gelap dan kantor udah sepi, kami baru pulang sambil berlari-lari kecil karena takut tidak sempat bikin mie telor untuk buka puasa.....Bahkan, tak jarang tim Mas Anis kembali lagi ke Nossal di malam hari untuk kembali menulis sampai jam 11 malam.
Menulis, menulis, menulis.....tanpa ada yang mengganggu.....nikmat sekali.

Hasilnya, lumayan, beberapa calon manuskrip jurnal menemukan bentuknya hingga layak disebut "draft", tinggal sedikit sentuhan di Yogya insya Allah akan jadi. Namun apa kabar draft itu setelah sampai di Yk? Wuah ya itu tadi, menulis disini terasa sangat mahal.

Semoga kenangan tetang semangat menulis kita yang menggebu-gebu selama di Melb, bisa membangkitkan lagi energi kita. Jadi semacam sarana untuk relaksasi, mengenang tempat yang bisa membangkitkan semangat menulis. Seperti Andrea Hirata kecil yang mengenang Edensor setiap kali merasa perlu ketenangan diri..................